Tampilkan postingan dengan label dokter hewan lombok. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label dokter hewan lombok. Tampilkan semua postingan

Senin, 19 November 2018

Mengenal apa itu Parasit pada Hewan Kesayangan


Parasit adalah organisme yang hidup menumpang pada mahluk hidup lain dapat berupa hewan, tumbuhan maupun manusia. Parasit sendiri pada hewan dapat dikategorikan dalam 2 jenis berdasarkan letaknya : endoparasit (di dalam tubuh) dan ektoparasit (diluar tubuh).


Parasit pada hewan biasanya bersifat merugikan hewan. Salah satu contoh parasit di dalam tubuh yang paling sering kita dengar adalah cacing. 
Infestasi cacing biasanya melalui oral (mulut) dan kejadiannya paling sering kita jumpai. 

Parasit yang biasa kita jumpai diluar tubuh hewan (ektoparasit) misalnya kutu, tungau/caplak. Biasanya hidup di kulit dan memperoleh makanan dengan menghisap darah dari hewan tersebut.

Setelah mengenal macam macam parasit maka kita sebagai pemilik menjadi tahu dan waspada akan penyakit ini.

Infestasi parasit dapat merugikan hewan tersebut berupa hewan menjadi kurus, berkurang nafsu makan, hewan mudah terserang penyakit baik bakteri maupun virus bahkan dapat menyebabkan hewan lumpuh dan lebih parah lagi kematian.





Senin, 16 Oktober 2017

Perhatikan Cara Diagnosa Cacingan yang Tepat


Cacingan (Helminthiasis) umum dijumpai pada hewan baik hewan kesayangan (anjing, kucing) maupun hewan ternak. Untuk mengetahui hewan kita terkena cacingan atau tidak dapat harus dilakukan pemeriksaan laboratorium yaitu dengan melakukan pemeriksaan feses (kotoran) hewan di laboratorium.

Dari pemeriksaan feses maka dapat dindentifikasi jenis cacing dan kemudian dapat diberikan obat cacing yang tepat. Hewan dapat dinyatakan terkena cacingan berdasarkan pada beberapa hal : yang pertama berdasarkan gejala pada saat pemeriksaan gejala klinis  dan berdasarkan pada pemeriksaan laboratorium.

Perlu diketahui oleh para animal lover bahwa hasil diagnosa yang berdasarkan pemeriksaan klinis hanya dapat menghasilkan pernyataan bahwa hewan diduga terkena cacingan bukan diagnosa pasti jenis cacing yang diderita.


Untuk diagnosa pasti pada kejadian cacingan dapat dilakukan dengan melakukan pemeriksaan feses di laboratorium. Dengan pemeriksaan feses maka akan dapat diidentifikasi jenis parasit/cacing yang diderita hewan. Apabila diketahui jenis cacing yang ada di dalam feses maka akan dapat diberikan obat cacing yang tepat untuk penanganan kasus cacingan.

Sabtu, 14 Oktober 2017

Dokter Hewan Tugas dan Wewenang

Lombok memiliki potensi pariwisata dan pertumbuhan ekonomi yang cukup pesat. Beberapa tahun terakhir ini pertumbuhan pariwisata dan ekonomi di Lombok tampak meningkat perkembangannnya. 

Semisal kita lihat dengan adanya pembangunan Islamic Centre yang merupakan ikon pulau Lombok semakin mencirikan Lombok sebagai Pulau Seribu Masjid.

Selain itu banyak juga sekarang dijumpai pemilik hewan kesayangan seperti anjing, kucing, kelinci, burung atau lainnya. Dengan maraknya kepemilikan hewan kesayangan semakin banyak dibutuhkan layanan Dokter Hewan. 

Dokter hewan di Lombok diwadahi dalam suatu Perhimpunan yang disebut Perhimpunan Dokter Hewan Indonesia (PDHI) Cabang NTB 1. Perhimpunan ini beranggotakan seluruh dokter hewan di Pulau Lombok. 

Mungkin ada yang belum tahu apa saja tugas dan wewenang Dokter Hewan Indonesia :

Apa saja tugas dan wewenang dokter hewan?


Adapun Tugas dan wewenang Dokter Hewan adalah :

·         Melindungi kehidupan/kesehatan hewan dan resiko yang di timbulkan dari masuk, berkembang atau menyebarnya hama, penyakit, organisme penyebar penyakit.

·         Melindungi kehidupan dan kesehatan manusia dari resiko yang di timbulkan oleh bahan tambahan (additives), kontaminan, toksin atau organisme penyebab penyakit dalam.

·         Melindungi kehidupan dan kesehatan manusia dari resiko timbulnya penyakit yang terbawa oleh hewan, produknya, masuknya, berkembangnya, dan menyebarnya hama penyakit.

·         Mencegah berkembangnya hama penyakit.

Adapun cara pencegahan penyakit yang dapat dilakukan oleh dokter hewan adalah dengan :
·         Melakukan Pemeliharaan kesehatan hewan. Dokter hewan telah dibekali seperangkat pengetahuan untuk melakukan perawatan hewan untuk mencegah terjadinya penyakit.

·         Pengawasan lalu lintas hewan. Dokter hewan mengawasi perpindahan hewan dari suatu daerah ke daerah lain, sehingga penyebaran penyakit dapat di tanggulangi.

·         Melakukan karantina pada hewan mengidap penyakit atau atau pada kondisi tertentu, karena di khawatirkan akan menularkan atau menyebarkan penyakit.